Thanx for Kambing jantan  

Selasa, 23 Juni 2009
huahahu, gtau selesai gw nonton film itu, bukan tentang kelucuan ataupun love story yang gw dapet..

tapi motivation, dari bidang yang gw pilihhh..
hehe, aneh sih tapi ya emang bener.
kebalikan dari dika si penulis, gw malah enjoy ama studi yang sekarang gw jalanin. gak ada paksaan dari orang tua juga, cman dulu pemilihan studi gw gk sengaja gitu..

awal mulanya gw pengen banget buat jadi dokter, cos kepikiran pertamanya kan kayanya keren bgt gituh..
heeheh, sekalian gw pengen buat banggan orang tua gw..
gw tau sih kemampuan gw sendiri yang pas-pasan, tapi itu gk ngurangin niat gw buat ngeraih cita-cita gw. waktu pertama kali daftar dan dapat formulir ujian untuk milih jurusan dan universitas gw tau pilihan pertama itu dokter, dan saran nyokap ngambil IPC biar peluangnya besar j, jadi pilihan ketiga gw yah HUKUM tau dapet ide dari mana gw juga gtau...

pernah kepikiran mau jadi psikolog, tapi kata nyokap itu gak ada masa depanya, mau jadi apa nanti..(itu jawaban nyoka klau gw udh kepikiran jurusan yang aneh) haha, emang sih nyokap andil bgt dalam pemilihan study gw, yang gw maklumin lagh secara gw anaknya yah kan trus dia juga yang bakal biayai ntar gw kuliah..(love you mam n dad)

Oiya balik ke topik, pilihan ke dua jatuh pada Ilmu komputer????
semalam stlah dapat formulir, temen gw telpon buat nanya ilkom unila.. dy nanya ke gw cos kakak gw kul di unila juga..
gw kn gtau pertamnaya trus baru kepikiran ILOVE computer, gw kepikiran bidang itu tapi gk kepikirang klau studi dilampung, gtau suara apa yang akhirnya gw masuk SPMB n keterima di UNILA..

hub ama KAMBING JANTAN, yagh bikin gw bersyukur ama yang diatas dan semua orang karena gw tau klau ini udh merupakan takdir yang harus selalu gw syukurin..
emang awalnya gw ragu tapi sekarang!!!!!!


computer science in my heart
»»  Baca selengkapnya...
AddThis Social Bookmark Button

Email this post


Universitas Lampung  

Rabu, 20 Mei 2009
hari ini pada mata kuliah manajemen proyek, kepala program study ilmu komputer universitas lampung yang kebetulan juga dosen mata kuliah manajemen proyek memberitahukan bahwa seluru mahasiswa ilmu komputer diwajibkan untuk mempunya blog unila....

dugh sebenarnya pengen aja sih buat bantu rating unila, dan mendukung unila yang lebih baik. cman karena numpuknya tugas dan akan mendekati ujian akhir maka musti berpikir ulang untuk membuat dalam waktu yang cepat...

tapi ketika pak akmal bilang akan diadakan lomba design blog??????
tanpa berfikir panjang GW bilang IIYA saya ikut...
huazahauah, begitulah cerita
»»  Baca selengkapnya...
AddThis Social Bookmark Button

Email this post


Download Portable Software  

Jumat, 24 April 2009
Terkadang jika kita hendak memakai komputer orang, Tapi sering bingung sendiri, cos mungkin browser yang ada di komputer itu bukanlah browser yang biasa kita pakai, atau office tools yang ada di komputer itu bukanlah yang biasa kita pakai. Dan sebagainya, dan sebagainya..
Saat ini sedang banyak sekali yang mengembangkan software portable. Software portable adalah suatu software yang bisa dipakai tanpa memerlukan instalasi kedalam operating system, cukup double click saja file utama software tersebut, maka software yang ingin kita jalankan pun dapat running di komputer yang sedang kita pakai...
Dari segi pemakaian software jenis ini sangat bermanfaat sekali. sebab kita bisa menyimpannya ke dalam thumb-drive(flash disk) atau sisi lain partisi hard-disk, sehingga partisi utama hard-disk kita yang berisi opreating system bisa kita reduce(kurangi) size pemakaiannya..
portableapps.com
mungkin karena website ini resmi, so software berupa freeware dan open source n sejenisnya lah..
»»  Baca selengkapnya...
AddThis Social Bookmark Button

Email this post


Download Rapidshare cepet..  

haha, mau download rapidshare lebih cepat..

emang gk secepat jadi acount premium, tapi
bisa lebih cepat dari yang gratisan juga...

kunjugin aja disini

tapi jgn lupa daftar dulu yagh...
»»  Baca selengkapnya...
AddThis Social Bookmark Button

Email this post


Tutorial photoshop - colouring (mewarnai)  

Jumat, 17 April 2009
Duh mau nerangin gie yah, sory ni namanya juga baru pemula..
Jadi harap bgt untuk dimaklumi yahhhhhh (thanx before) Oh iya dapat ide nih mau nulis apa, berhubung teman kosan saya yang namanya
NdunKz itu pengen bgt diajarin tehnik pewarnaan oke mulai belajar lagi yahhh jadi
begini caranya..


Keterangan Gambar!!!!
1. Pertama kita buka file yang akan kita warnai, lalu kita dapat memilih beberapa
bagian dari sebuah gambar atau mau merubah warna seluruhnya. Pada gambar
saya ingin mengganti warna rambut sebelah kanan dengan menggunakan
magic wand – klik pada rambut yang ingin diganti warnanya.
2. Pilih image – adjustments – hue / saturation atau dengan Ctrl + U
3. Pada jendela hue / saturation kita pilih colorize seperti pada digambar setelah
itu dapat mengatur Hue , Saturation dan lightness sehinngga mendaptkan
warna yang kita hendaki. …


YAgh sperti itu lagh teman..
»»  Baca selengkapnya...
AddThis Social Bookmark Button

Email this post


Tutorial photoshop - Magic photo  

magic foto ?? apayah maksudnya…
Jadi gini maksud dari chapter ini, kita akan membuat suatu efek photo dimana hanya
objek yang kita pilih saja berwarna aslinya sedangkan sekelilingnya berwarna hitam-
putih, mau tau gak caranya??
Jadi gini ceritanya teman

Blogger: Cindy Trias - Edit Post "Tutorial photoshop - Magic photo"

Keterangan gambar…

1. Pertama kita buka file yang akan kita edit, lalu kita klik menu layer pada toolbar
– lalu pilih menu new adjustment layer – lalu pilih hue / saturation – lalu ketikan
magic – dan klik OK.
2. Pada menu hue/saturation kita atur seperti dibawah ini:
Edit : master
Hue : -180

Saturation : -100
Ligthness : 0 (lalu klik OK)
3. Setelah itu gambar pada canvas menjadi hitam-putih, dan kita pastikan foregen
colour warna hitam menjadi default colour dan putih menjadi background.
4. Setelah itu kita mengembalikan warna dengan menggunakan brush tool. Dengan
menggunakan brush tool kita mengembalikan warna pada objek yang kita pilih..
Berikut adalah hasilnya..

»»  Baca selengkapnya...
AddThis Social Bookmark Button

Email this post


Tugas RPL  

Senin, 23 Februari 2009
masih buntu mau nulis apa....
»»  Baca selengkapnya...
AddThis Social Bookmark Button

Email this post


Meluruskan Salah Kaprah Rekayasa Perangkat Lunak  

Jumat, 20 Februari 2009

by Romi Satria Wahono

classdiagram.jpgRekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering), sedikit mengalami pergeseran makna di realita dunia industri, bisnis, pendidikan maupun kurikulum Teknologi Informasi (TI) di tanah air. Di industri, para tester, debugger dan programmer sering salah kaprah menyandang gelar Software Engineer. SMK di Indonesia juga latah dengan membuka jurusan Rekayasa Perangkat Lunak, meskipun secara kurikulum hanya mengajari bahasa C atau Pascal (mungkin lebih pas disebut jurusan pemrograman komputer) ;) Tulisan ini berusaha meluruskan salah kaprah yang terjadi tentang Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering) berdasarkan kesepakatan, acuan, dan standard yang ada di dunia internasional.

Sejarah munculnya Rekayasa Perangkat Lunak sebenarnya dilatarbelakangi oleh adanya krisis perangkat lunak (software crisis) di era tahun 1960-an. Krisis perangkat lunak merupakan akibat langsung dari lahirnya komputer generasi ke 3 yang canggih, ditandai dengan penggunaan Integrated Circuit (IC) untuk komputer. Performansi hardware yang meningkat, membuat adanya kebutuhan untuk memproduksi perangkat lunak yang lebih baik. Akibatnya perangkat lunak yang dihasilkan menjadi menjadi beberapa kali lebih besar dan kompleks. Pendekatan informal yang digunakan pada waktu itu dalam pengembangan perangkat lunak, menjadi tidak cukup efektif (secara cost, waktu dan kualitas). Biaya hardware mulai jatuh dan biaya perangkat lunak menjadi naik cepat. Karena itulah muncul pemikiran untuk menggunakan pendekatan engineering yang lebih pasti, efektif, standard dan terukur dalam pengembangan perangkat lunak.

Dari berbagai literatur, kita dapat menyimpulkan bahwa Rekayasa Perangkat Lunak adalah:

Suatu disiplin ilmu yang membahas semua aspek produksi perangkat lunak, mulai dari tahap awal requirement capturing (analisa kebutuhan pengguna), specification (menentukan spesifikasi dari kebutuhan pengguna), desain, coding, testing sampai pemeliharaan sistem setelah digunakan.

Kalimat “seluruh aspek produksi perangkat lunak” membawa implikasi bahwa bahwa Rekayasa Perangkat Lunak tidak hanya berhubungan dengan masalah teknis pengembangan perangkat lunak tetapi juga kegiatan strategis seperti manajemen proyek perangkat lunak, penentuan metode dan proses pengembangan, serta aspek teoritis, yang kesemuanya untuk mendukung terjadinya produksi perangkat lunak.

Kemudian tidak boleh dilupakan bahwa secara definisi perangkat lunak tidak hanya untuk program komputer, tetapi juga termasuk dokumentasi dan konfigurasi data yang berhubungan yang diperlukan untuk membuat program beroperasi dengan benar. Dengan definisi ini otomatis keluaran (output) produksi perangkat lunak disamping program komputer juga dokumentasi lengkap berhubungan dengannya. Ini yang kadang kurang dipahami oleh pengembang, sehingga menganggap cukup memberikan program yang jalan (running program) ke pengguna (customer).

Rekayasa Perangkat Lunak bukan merupakan cabang ilmu Computer Science yang mempelajari tentang technical coding. Ini yang sering salah kaprah dipahami, sehingga pelajar, mahasiswa atau bahkan calon dosen ;) shock ketika dihadapkan dengan buku-buku textbook Rekayasa Perangkat Lunak yang selalu tebal dengan penjelasan sangat luas tentang bagaimana perangkat lunak diproduksi, dari aspek requirement capturing, desain, arsitektur, testing, kualitas software, sampai people/cost management. Dan ini adalah suatu kesepakatan yang sudah diterima umum tentang Rekayasa Perangkat Lunak, sejak jaman Roger S Pressman menulis buku “Software Engineering: A Practitioner’s Approach”, sampai Ian Sommerville yang kemudian datang dengan buku “Software Engineering” yang sudah sampai edisi ke 7, maupun pendatang baru semacam Hans Van Vliet, Shari Lawrence Pfleeger maupun James F Peters.

Terus bagaimana kalau kita ingin memperdalam masalah technical coding dan programming? Ada dua cabang ilmu lain yang membahas lebih dalam masalah ini, yaitu: Algoritma dan Struktur Data, dan Bahasa Pemrograman.

Kok bisa begitu, dasarnya darimana? Jadi pada hakekatnya, sebagai sebuah disiplin ilmu, Computer Science itu juga memiliki definisi, ruang lingkup, klasifikasi dan kategorisasinya. Klasifikasi yang paling terkenal dikeluarkan Task Force yang dibentuk oleh IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) dan ACM (Association for Computing Machinary (http://acm.org)) yang dipimpin oleh Peter J Denning, yang kemudian terkenal dengan sebutan Matriks Denning. Sangat jelas bahwa Matriks Denning memisahkan antara cabang ilmu Software Engineering dengan Algoritma dan Struktur Data, serta Bahasa Pemrograman. Itulah di paragraf awal saya sebut bahwa lebih tepat SMK, akademi atau universitas menggunakan nama jurusan (atau mata kuliah): Pemrograman Komputer, Algoritma dan Struktur Data, atau Bahasa Pemrograman, kalau memang materinya hanya mempelajari masalah bahasa pemrograman secara teknis.

Nah terus pertanyaan kembali muncul, jadi sebenarnya apa yang menjadi ruang lingkup ilmu Software Engineering itu apa? Pertanyaan ini merupakan pertanyaan banyak orang, semakin banyak peneliti dan praktisi menulis maka semakin bervariasi pemahaman yang muncul, semakin banyak buku yang terbit semakin membingungkan pelajar dan mahasiswa dalam memahami secara komprehensif apa itu Rekayasa Perangkat Lunak.

Kegelisahan ini dijawab tuntas oleh IEEE Computer Society (http://computer.org) dengan membentuk tim di tahun 1998 dimana tim tersebut mulai menyusun pemahaman standard (body of knowledge) tentang bidang ilmu Software Engineering, yang kemudian terkenal dengan sebutan SWEBOK (Software Engineering Body of Knowledge). Sudah ada dua versi SWEBOK ini, yaitu yang diterbitkan tahun 1999 dan terakhir tahun 2004.

Tiada gading yang tak retak kata orang bijak, project IEEE Computer Society tentang SWEBOK ini sebenarnya juga banyak dikritik oleh pakar yang lain. Paling tidak dua tokoh besar dunia Software Engineering yaitu Cem Kaner and Grady Booch tidak terlalu setuju dengan materi yang ada di dalam SWEBOK, bahkan menyebutnya sebagai sebuah guide yang misguided ;) Terlepas dari hal itu, boleh dikatakan SWEBOK cukup bisa diterima banyak pihak.

Selain SWEBOK, sebenarnya ada project lain yang mirip dalam usaha menyusun pemahaman standard dalam bidang Software Engineering, yaitu CCSE (Computing Curriculum Software Engineering). Project ini juga disponsori oleh IEEE Computer Society dan ACM , hanya orientasinya sedikit berbeda, yaitu untuk membentuk kurikulum standard berhubungan dengan bidang ilmu Software Engineering. Hal ini berbeda dengan orientasi SWEBOK yang lebih umum melingkupi dunia akademisi dan praktisi.

Catatan: Edisi lengkap dari tulisan ini dapat dibaca di majalah SDA Magazine edisi Juni 2006.

REFERENSI
[1] Guide to the Software Engineering Body of Knowledge 2004 Version (SWEBOK), A Project of the IEEE Computer Society Professional Practices Committee, http://www.swebok.org, 2004.
[2] IEEE Standard Glossary of Software Engineering Technology, IEEE Std 610.12-1990, Institute of Electrical and Electronics Engineers, New York, 1990.
[3] Hans Van Vliet, Software Engineering - Principles and Practice, John Wiley & Sons, 2000.
[4] Peter J Denning, Computer Science: the Discipline, In Encyclopedia of Computer Science (A. Ralston and D. Hemmendinger, Eds), 1999.
[5] James F. Peters and Witold Pedrycz, Software Engineering: An Engineering Approach, John Wiley & Sons, 2000.
[6] Roger S. Pressman, Software Engineering: A Practitioner’s Approach Fifth Edition, McGraw-Hill, 2004.
[7] Ian Sommerville, Software Engineering 7th Edition, Addison-Wesley, 2004.

ttd-small.jpg

»»  Baca selengkapnya...
AddThis Social Bookmark Button

Email this post


 

Design by Amanda @ Blogger Buster